Kamis, 01 Oktober 2015

KAPAL





Dalam merancang pelabuhan, kita perlu mengetahui berbagai sifat dan fungsi kapal karena dari data ini dapat diketahui ukuran-ukuran pokok kapal yang berguna bagi perencana untuk dapat menetapkan ukuran-ukuran teknis pelabuhan dan cara menangani bongkar/muat. Sesuai dengan perkembangan teknologi kapal, pelabuhan sebagai prasarana harus disesuaikan sedemikian rupa agar dapat melayani kapal dan mampu menangani muatan. Antara kapal dan pelabuhan terdapat hubungan ketergantungan (interdependensi).
Beberapa definisi
  1. Deadweight Tonnage, DWT (Bobot Mati) : berat total muatan di mana kapal dapat mengangkut dalam keadaan pelayaran optimal (draft maksimum)
  2. Gross Register Tons, GRT (Ukuran Isi Kotor) : volume keseluruhan ruangan kapal (1GRT = 100ft3 = 2,83m3)
  3. Sarat (draft) : bagian kapal yang terendam air pada keadaan muatan maksimum, atau jarak antara garis air pada beban yang direncanakan (design load water line) dengan titik terendah kapal.
  4. Panjang total (length overall, Loa) : panjang kapal dihitung dari ujung depan (haluan) sampai ujung belakang (buritan).
  5. Panjang garis air (length between perpendicular, Lpp) : panjang antara kedua ujung design water line.
  6. Lebar kapal (beam) : jarak maksimum antara dua sisi kapal. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar