Dalam merancang pelabuhan, kita perlu mengetahui berbagai sifat dan fungsi kapal karena dari data ini dapat diketahui ukuran-ukuran pokok kapal yang berguna bagi perencana untuk dapat menetapkan ukuran-ukuran teknis pelabuhan dan cara menangani bongkar/muat. Sesuai dengan perkembangan teknologi kapal, pelabuhan sebagai prasarana harus disesuaikan sedemikian rupa agar dapat melayani kapal dan mampu menangani muatan. Antara kapal dan pelabuhan terdapat hubungan ketergantungan (interdependensi).
Beberapa definisi
- Deadweight Tonnage, DWT (Bobot Mati) : berat total muatan di mana kapal dapat mengangkut dalam keadaan pelayaran optimal (draft maksimum)
- Gross Register Tons, GRT (Ukuran Isi Kotor) : volume keseluruhan ruangan kapal (1GRT = 100ft3 = 2,83m3)
- Sarat (draft) : bagian kapal yang terendam air pada keadaan muatan maksimum, atau jarak antara garis air pada beban yang direncanakan (design load water line) dengan titik terendah kapal.
- Panjang total (length overall, Loa) : panjang kapal dihitung dari ujung depan (haluan) sampai ujung belakang (buritan).
- Panjang garis air (length between perpendicular, Lpp) : panjang antara kedua ujung design water line.
- Lebar kapal (beam) : jarak maksimum antara dua
sisi kapal.

